Pengertian Jumat Berkah: Keutamaan Hari Jumat

jumat-berkah-mubarak

jumat-berkah-mubarakTIAP hari Jumat, tagar #JumatBerkah trending di Twitter. Tweeps yang terlibat menulis berbagai status update atau cuitan berisi doa, harapan, kata mutiara, tausiyah (nasihat), hingga “penumpang gelap” yang promisi bisnisnya.

Jumat Berkah artinya harin Jumat penuh kebaikan, kemuliaan, atau nilai tambah. Disebut berkah, karena hari Jumat adalah hari Raya umat Islam.

Di antara keberkahan hari Jumat adalah ada waktu khusus dikabulkannya doa dan pahala sedekah dilipatgandakan layaknya sedekah di bulan Ramadhan.

Dinamakan hari Jumat (Juma’ah) karena di hari keenam ini Allah SWT mewajibkan kaum Muslim (pria) untuk shalat Jumat. Jumat adalah hari berkumpulnya kaum Muslim untuk shalat bersama (Shalat Jumat).

”Apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual-beli” (QS. Al-Jumu’ah 62: 9).

“Allah SWT mewajibkan atas kalian shalat Jumat pada hariku ini dan pada tempatku ini.” (HR Ibnu Majah)

Barangsiapa yang meninggalkan (shalat) Jumat tiga kali tanpa ‘udzur niscaya dicapkan oleh Allah pada qalbunya.” (HR. Ahmad)

Sungguh, ia (muslim yang meninggalkan shalat Jumat tanpa ‘udzur) telah melemparkan Islam ke belakangnya.” (HR. Al-Baihaqi)

Jumat Hari Raya Umat Islam

Jumat adalah hari besar umat Islam. Dalam hadits berikut ini ditegaskan Jumat sebagai hari besar kaum Muslim.

Ahli Kitab pernah dikaruniai hari Jumat. Tapi kemudian mereka berselisih sehingga berpaling dari hari Jumat itu. Lalu kita pun diberi petunjuk oleh Allah SWT untuk menerima Allah beri petunjuk untuk menerima hari Jumat. Hari itu dikemudiankan oleh Allah dalam memberikan-Nya kepada umat Islam ini dan dijadikan sebagai hari Raya bagi umat Islam. Karena itu umat Islam menjadi umat yang lebih diutamakan dan didahulukan, sedangkan Ahli Kitab menjadi pengikut mereka” (HR Bukhori).

”Datang kepadaku Jibril as. dan pada tangannya terdapat sebuah cermin putih, seraya berkata, ‘Inilah Jumat, yang diwajibkan atasmu oleh Tuhanmu untuk menjadikannya hari raya bagimu dan umat sesudahmu.’ Lalu aku bertanya,”Terdapat apakah di dalamnya bagi kami?”

Jibril pun menjawab,“Kalian mempunyai waktu yang diutamakan. Barangsiapa berdoa padanya kebajikan, niscaya Allah menganugrahi kebajikan padanya, atau jika dia tidak memperoleh kebahagiaan, niscaya kebahagiaan itu diberikanbahkan yang lebih besar. Atau jika ia berlindung dari kejahatan, niscaya Allah akan melindungi dengan perlindungan yang lebih besar daripada kejahatan tersebut.

“Hari Jumat adalah sayyidul ayyam (penghulu segala hari), jika Kita bermohon pada Allah di hari itu, niscaya di akhirat akan menjadi hari kelebihan.”

Lalu aku bertanya, “Mengapa demikian?”

Jibril as. menjawab,“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah menjadikan dalam surga sebuah lembah yang luas dari kesturi putih. Maka apabila datang hari Jumat, niscaya turunlah Dia dari surga yang tinggi di atas Kursy-Nya. Lalu jelaslah Dia kepada bagi mereka, sehingga para penghuni surga memandang kepada Wajah-Nya. (HR Anas)

“Sebaik-baik hari yang terbit padanya matahari ialah hari Jumat. Pada hari Jumat, dijadikan Adam as. Pada hari jumat pula Adam as. dimasukkan ke dalam surga, diturnkan ke bumi, diterima taubatnya, adam as. meninggal dan pada hari Jumat itu berdirinya qiamat. Adalah hari Jumat itu pada sisi Allah SWt merupakan hari keutamaan. Begitulah hari Jumat dinamakan oleh ara malaikat di langit, yaitu: hari memandang ke Allah Ta’ala dalam di surga.

(Sumber: Ihya Ulumuddin, Imam Al-Ghazali)

 

Related Post

Ekstremitas dalam Islam – Berlebihan dan Fan... UMAT #Islam dalah umat pertengahan atau moderat (ummatan wasathan). Karena itu, tidak ada tempat bagi “ekstremisme” dalam pemikiran dan perilaku um...
Da’wah Bil Qolam, Dakwah Melalui Tulisan Da'wah Bil Qolam atau Da'wah Bil Kitabah adalah dakwah melalui tulisan. Menulis merupakan warisan para ulama salaf. Tanpa hasil karya tulisan merek...
Tips Shalat Khusyu’ dari Imam Al-Ghazali SHALAT Khusyu' adalah sholat penuh kesungguhan hati, konsentrasi penuh, dengan menyadari sepenuhnya sedang menyembah sekaligus "berdialog" dengan Alla...
Karakteristik Umat Islam menurut Al-Quran Umat Terbaik, Umat Pertengahan, Tegas terhadap Kekufuran, dan Berkasih Sayang terhadap sesama adalah sebagian Karakteristik Umat Islam menurut Al-Qura...

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Kembali ke Atas